Hai Sobat maya! Baru on lagi niih. kali ini aku bakalan share Laporan , yang bikin aku ngak tidur semalaman. smoga bermanfaat sobattt!!. sering sering mampir diBlog aku yah....
LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM BIOLOGI KEPERAWATAN
LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM BIOLOGI KEPERAWATAN
|
DISUSUN OLEH :
KELOMPOK III
DIESY AYU RACHMAN
HAIKAL Z MOHAMAD
MINARTY DANTUMA
NURFATWA ISLAMININGTIA A. ILHAM
RATIH SUPRAPTI
SITY JUNIARTIKA ISHAK

LABORATORIUM JURUSAN BIOLOGI
JURUSAN KEPERAWATAN
FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN DAN
KEOLAHRAGAAN
UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
2014
Praktikum I
A. Judul :
Struktur Sel
B. Tujuan :
Mahasiswa dapat menjelaskan struktur
sel
C.
Dasar Teori
Semua
makhluk hidup tersusun dari sel,baik sel yang bersel satu (uniseluler) dan sel
yang bersel banyak (multiseluler). Sel dikatakan sebagai unit atau kesatuan
dasar kehidupan. Sel berasal dari kata dalam bahasa latin cella atau
cellulae yang berarti kamar-kamar kecil atau ruangan yang berukuran kecil atau
ruangan yang berukuran kecil. (Waluyo,2006.18)
Pengetahuan
tentang sel telah dimulai sejak abad ke-17,dimana pada waktu Robert Hooke
(1635-1703) dari Inggris seorang kaca pedagang kaca berhasil membuat alat yang
dapat digunakan untuk mengamati benda-benda yang sangat kecil .Alat itu dikenal
dengan nama mikroskop.Dengan mikroskop itu Robert Hooke dapat melihat
bagian-bagian dari irisan kulit kayu yang mati dan sangat kecil.Hasil pengamatan itu berupa petak-petak segi
empat yang ditengahnya kosong .Benda tersebut disebut sel yang berarti petak
atau ruang kecil.
Sel yang
dikatakan hidup adalah sel yang masih memiliki inti sel dan sitoplasma. Apabila
dalam ruang sel terdapat protoplasma maka sel tersebut bisa dikatakan
hidup karena pada protoplasma terdapat plasma sel yang mengandung inti
sel, butir-butir plastida, dan mitokondria. (Winarto,1981:41)
Pada umumnya
sel itu bersifat mikroskopis yang artinya tidak dapat dilihat dengan mata
telanjang. Besarnya dibatasi oleh membran .Suatu sel yang sangat aktif
melakukan metabolisme tidak akan mempunyai volume yang besar. Setiap sel
bergantung pada sel-sel lain untuk melakukan fungsi-fungsi yang tidak dapat
melakukan sendiri. Meskipun sel itu beracam-macam, terdapat persamaan tertentu
pada sifat-sifat bentuk dan fungsional yang lazim bagi kebanyakan sel.
(Kimball,1992)
Sejak jutaan tahun yang lalu sudah ada kehidupan berbagai organisme. .Untukkelangsungan hidup dan
mempertahankan jenisnya, setiap organisme mengalami perubahan struktural dan
fungsional dalam kurun waktu ratusan tahun, sehngga organisme membentuk dua
kelompok besar, yaitu:sel prokariotik dan sel eukariotik .(Waluyo,2006:18)
Sel
prokariotik, yaitu sel yang tidak mempunyai membran inti. Sel ini intinya tidak
jelas, biasanya berupa nukleid. Organelnya tidak lengkap, pada umumnya hanya
terdapat nukleid, mesosoma, dan lamela. Sel prokariotik hanya memiliki membran
luar yang membungkus sel. Sel prokariotik umumnya terdapat pada organisme
berbentuk unisel . Contoh organisme prokariotik, yaitu: Bakteri dan ganggang
biru. (Waluyo,2006:18)
Sel
eukariotik mempunyai inti yang jelas.Inti dibatasi
oleh membran inti,yang bahan intinya terdapat di dalam inti sel. Sel eukariotik
memiliki dua macam membran rangkap yaitu membran sitoplasma dan membran inti.
Di dalam inti sel terkandung sebagian besar DNA. Biasanya sel eukariotik
membentuk organisme multisel, tidak dapat berguna apabila satu sel. Berbeda
dengan organisme unisel dapat hidup meskipun hanya satu sel,krena kemampuannya
dalam mempertahankan hidupnya baik dalam metabolisme maupun pekembangbiakannya,
contohnya: pada tumbuhan dan hewan. (Waluyo,2006:18-19)
Secara struktural dan fungsional sel
terdiri atas: membran plasma, nukleus, dan organel-organel lain.
- Membran Sel
Membran
plasma merupakan suatu selaput yang membungkus suatu massa protoplasma.
Sedangkan protoplasma yang mengelilingi nukleus disebut protoplasma. Komponen
penyusun dasar protoplasma adalah air (H2O) dan yang
jumlahnya berkisar antara 70-90 dari berat individu, terdapatnya dalam bentuk
bebas atau terikat.
Lipid dan protein adalah penyusun
utama membran, walaupun karbohidrat juga penting. Lipid yang paling melimpah di
sebagian besar membran adalah fosfolipid. Membran bersifat
permeabilitas selectif artinya memungkinkan beberapa zat untuk menembus membran
tersebut secara lebih mudah daripada zat-zat lain. (Campbell,2008:135)
Fungsi membran untuk mengatur
pertukaran zat, sebagai pelindung, tempat menerima rangsang, serta pertahanan.
- Nukleus
Nukleus mengandung sebagian besar
gen dalam sel eukariotik ( sebagian gen terletak dalam mitokondria dan
kloroplas ) Nukleus umumnya merupakan organel yang paling menonjol dalam sel
eukariotik dengan diameter 5 m. (Campbell, 2008:108)
Ada beberapa bagian dari nukleus:
1.
Membran inti
Membran inti
memisahkan inti sel dari sitoplasma, terdiri atas dua lapisan. Dalam
berhubungan dengan inti sel dan lapisan luar, berhubungan dengan membran
retikulum endoplasma.
2.
Nukleoplasma dan Kromosom
Inti sel mengandung nukleoplasma.
Bahan kimia yang terdapat pada nukleoplasma yaitu larutan fosfat, gula ribosa
protein, nukleotida, dan asam nukleat. Di dalam nukleoplasma terdapat pada
nukleoplasma terdapat benang-benang kromatin tampak jelas saat sel membentuk
kromosom.
3.
Nukleolus
Setiap nukleolus mengandung nukleoli
yang berbentuk bulat, secara kimia mengandung RNA dan protein. Nukleous
berfungsi mesintesis RNA ribosom. (Waluyo,2006:25)
2.
.Organel-organel sel
- Retikulum Endoplasma
Berfungsi untuk alat transportasi
zat-zat diperlukan intisel dari luar inti sel. (Waluyo,2006:23)
Ada dua macam RE, yaitu:
·
RE halus berfungsi dalam berbagai proses metabolik,
yang bervariasi menurut tipe sel. Proses-proses ini antara lain adalah sintesis
lipid, metabolisme karbohidrat, serta detoksifikasi obat-obatan dan racun.
Enzim-enzim pada RE halus penting dalam lipid, termasuk minyak, fosfolipid, dan
steroid. (Campbell,2008:113)
·
RE kasar berfungsi menyekresikan protein yang
dihasilkan oleh ribosom yang melekat pada RE kasar. (Campbell,2008:114)
- Ribosom
Ribosom yang merupakan kompleks yang
terbuat dari RNA ribosom dan protein, merupakan komponen seluler yang
melaksanakan sintesis protein. (Campbell, 2008:112)
Ribosom terdapat di dalam sel hewan
dan tumbuhan. Pada sel tumbuhan ribosom biasanya letaknya menyebar, sedangkan
pada sel hewan menyebar dan ada juga yang menempel pada Retikulum
Endoplasma.(Waluyo,2008:23)
2. Mitokondria
Merupakan
tempat respirasi seluler, metabolik yang menghasilkan ATP dengan cara mengambil
energi dari gula, lemak, dan bahan bakar lain dengan bantuan
oksigen.Mitokondria diselubungi oleh dua membran, yang masing-masing merupakan
lapisan ganda fosfolipid dengan sekumpulan unik protein yang tertanam di
dalamnya. Membran luar bertekstur mulus, namun membran dalam berlipat-lipat,
dengan pelipatan ke dalam yang disebut krista. (Campbell,2008:118)
3. Badan Golgi
Kita dapat
menganggap badan golgi sebagai pusat pembuatan, penggudangan, pemilahan, dan
pengiriman. Di organel ini, produk-produk RE, misalnya protein dimodifikasi dan
disimpan serta kemudian dikirimkan ke berbagai tujuan lain. Badan golgi terdiri
dari kantong-kantong pipih bermembran sisterna yang terlihat seperti tumpukan
pita bread.Badan golgi dibangun oleh membran yang berbentuk
kubus dan juga vesikula. Badan golgi terdiri dari berlapis-lapis ruangan yang
juga ditutupi oleh membran. Badan golgi mempunyai 2 bagian, yaitu bagian cis
dan bagian trans. Bagian cis menerima vesikel-vesikel yang pada umumnya berasal
dari RE kasar.Vesikel ini akan diserap ke ruangan-ruangan di dalam badan golgi
dan isi dari vesikel tersebut akan diproses.Ruangan-ruangan tersebut akan
bergerak dari bagian cis golgi menuju bagian trans. Di bagian inilah
ruangan-ruangan tersebut akan memecahkan dirinya dan membentuk vesikel, dan
siap untuk disalurkan ke bagian-bagian sel yang lain atau ke luar sel.
4. Lisosom
Lisosom
terdapat pada sel hewan, bentuknya seperti bola dan ukuran diameternya kurang
lebih 500 nm. Lisosom mengandung enzim hidrolitik yang berfungsi untuk
mencernakan bahan makanan yang masuk ke dalam sel, baik secara pinositosis
(makanan berupa cairan masuk secara diminum ) maupun secara fagositosis
(makanan padat masuk secara ditelan ) Waluyo,2006:24).
5. Sentrosom
Pada umumnya
sel hewan memiliki sentrosoma, letaknya pada sitoplasma dekat membran inti.
Pada saat pembelahan mengandung 2 sentriol, sebuah sentrosom terbentuk dari 9
sel tabung masing-masing sel terdiri atas 3 buah mikrotubul berfungsi
menggerakkan kromosom pada saat pembelahan sel.
D.
Alat dan Bahan
1. Alat
- Mikroskop
- Tusuk
gigi
- Pipet
- Gelas
penutup
- Gelas
objek
2. Bahan
- Mukosa
pipih
- Sel
epitel
- Sel
darah manusia
E.
Prosedur Kerja
1.
Pengamatan Mukosa Pipih
![]() |
- Mengorek
secara perlahan-lahan bagian dalam pipi
- Meletakkan
di atas kaca preparat
- Menetes
aquades kemudian tutup dengan gelas penutup
-

Mengamati di bawah
mikroskop
2. Pengamatan
Sel Epitel
- Meletakkan
preparat awetan sel epitel dibawah mikroskop
- Menggambar
bagian-bagian dari sel
- Menentukan
bagian-bagian sel yang diamati
![]() |
3. Pengamatan
Sel darah
- Meletakkan
preparat awetan sel darah dibawah mikroskop
- Menggambar
bagian-bagian dari sel
- Menentukan
bagian-bagian sel yang diamati
![]() |
F. Hasil Pengamatan
No
|
Percobaan
|
Perbesaran
mikroskop
|
Gambar
dokumentasi
|
Pengamatan
|
1
|
Preparat
Mukosa pipih
|
Perbesaran
40x
|
- Bentuk sel tidak beraturan karena tidak mempunyai dinding
sel.
- Bagian-bagian yang ditemukan dari hasil pengamatan, yaitu
membran plasma yaitu bagian terluar sel yang melindungi bagian dalam sel,
nukleus gambarnya berupa titik, dan sitoplasma, yaitu bagian antara membran
dan nukleus.
|
|
2
|
Preparat
Sel darah manusia
|
Perbesaran
40x
|
![]() |
Bentuk
sel darah merah terlihat berbentuk cakram/ kepingan bikonkaf dan tidak
mempunyai inti.
|
3
|
Preparat
Sel epitel
|
Perbesaran
40x
|
![]() |
Sel
epitel yang mempunyai tinggi yang melebihi ukuran lebarnya. Dari permukaan
epitel, bentuk selnya poligonal. Intinya yang berbentuk oval agak ke basal.
|
G. Tugas
1. Mengapa
sel disebut sebagai satuan struktural dan satuan fungsional makhluk hidup?
2. Sebutkan
ciri-ciri jaringan epitel!
3. Sebutkan
pembagian jenis-jenis sel darah putih pada manusia!
4. Apakah
sel darah merah berwarna merah dan darah putih berwarna putih? Jelaskan!
Jawab
1. Karena Sel sebagai kesatuan struktural berarti makhluk hidup terdiri atas sel-sel.
Makhluk hidup yang terdiri atas satu sel disebut makhluk hidup bersel
tunggal/uniseluler dan makhluk hidup yang terdiri dari banyak sel disebut
makhluk hidup multiseluler.
Sedangkan Sel sebagai
unit fungsional berarti seluruh fungsi kehidupan/ aktivitas kehidupan (proses
metabolisme, reproduksi, iritabilitas, digestivus, ekskresi dan lainnya) pada
makhluk hidup bersel tunggal dan bersel banyak berlangsung di dalam tubuh yang
dilakukan oleh sel.
2. Ciri-ciri
jaringan epitel adalah sebagai berikut :
–
ditemukan di seluruh tubuh
-
Berbentuk pipih, batang dan kubus.
-
Disusun oleh sel dan molekul
ektraseluler berbentuk matriks yang berguna untuk mengikat jaringan kdengan
bagian dibawahnya.
-
Berbentuk sel penyusun bervariasi
bergantung pada fungsi dan letaknya
-
Mempunyai sebuah permukaan yang tidak
berhubungan dengan jaringan lain, sedangkan permukaan lainnya berhubungan dengan
membran dibawahnya.
-
Tidajk terdapat material diantra sel2
penyusunnya
-
Berfungsi sebagai penutup dan kelejar
-
Beberapa jenis epitel menunjukkan
spesialisasi yaitu tonjolan jaringan untuk memperluan permjukaan, memindahkan
partikel asing atau untuk pergerakan.
3.
Ada beberapa jenis sel darah putih yang disebut
granulosit atau sel polimorfonuklearyaitu:
§
Basofil.
§
Eosinofil.
§
Neutrofil.
dan dua jenis yang lain tanpa granula dalam
sitoplasma:
§
Limfosit.
§
Monosit.
4.
Sel darah merah berwarna merah, warna merah sel darah merah sendiri berasal dari warna
hemoglobin yang unsur pembuatnya adalah zat besi. Pada manusia, sel darah merah dibuat di sumsum tulang belakang, lalu membentuk kepingan bikonkaf.
Sedangkan
sel darah putih sesungguhnya tidaklah berwarna putih, tetapi jernih. Disebut
sel darah putih untuk membedakannya dari sel darah merah yang berwarna merah.
Sel darah putih bentuknya tidak teratur atau tidak tetap.
H. Pembahasan
Pengamatan
Mukosa Pipih
Percobaan pertama
mengenai pengamatan sel pada mukosa pipih, kami mengamati mukosa pipih dibawah
mikroskop dengan perbesaran 40x terlihat bagian-bagian sel yaitu sitoplasma,
membran plasma, dan nukleus. Sel
epitelium rongga mulut merupakah epitelium pipih berlapis banyak. Sel ini tidak
memiliki dinding sel nyata, tetapi memiliki membran sel. Pada bagian tengah sel
terlihat adanya inti sel serta terdapat cairan sitoplasma.
Sitoplasma tersusun atas air, protein, lemak, mineral, dan
enzim-enzim di pergunakan untuk mencerna makanan secara ekstraseluler dan untuk
melakukan proses metabolisme sel. metabolisme terdiri dari proses penyusunan
(anabolisme) dan penguraian (katabolisme) zat-zat.Sitoplasma
adalah fase cair dalam sel yang mengandung
berbagai macam konstituen berupa organel sel, antara lain mitokondria, ribosom,
dan lain-lain.
Membran sel atau membran plasma tersusun atas molekul lemak
dan protein. fungsinya sebagai pelindung molekuler sel terhadap lingkungan di
sekitarnya, dengan jalan mengatur lalu lintas molekul dan ion-ion dari dan ke
dalam sel.
Inti
sel atau nukleus merupakan organ terbesar sel, dengan ukuran diameter antara
10-20 nm. Nukleus memiliki bentuk bulat atau lonjong. Hampir semua sel memiliki
nukleus, karena nukleus ini berperan penting dalam aktivitas sel, terutama
dalam melakukan sintesis protein. Namun ada beberapa sel yang tidak memiliki
nukleus antara lain sel eritrosit dan sel trombosit. Komposisi nukleus terdiri
atas membran nukleus, matriks, dan anak inti.
Pengamatan Sel epitel
Dilakukan
pengamatan terhadap awetan sel epitel dibawah mikroskop dengan perbesaran 40x.
Terlihat bahwa sel epitel Sel epitel yang mempunyai tinggi yang melebihi ukuran
lebarnya. Dari permukaan epitel, bentuk selnya poligonal. Intinya yang
berbentuk oval agak ke basal. Fungsi dasar dari sel epitel adalah untuk memberikan
lapisan pelindung untuk organ ia ditutupi.
Pengamatan Sel darah
manusia
Dilakukan
pengamatan terhadap awetan sel darah merah dibawah mikroskop dengan perbesaran
40x nampak sel darah merah berbentuk cakram/kepingan bikonkaf dan tidak
mempunyai inti atau nukleus. Sel darah merah dibuat di sumsum tulang belakang,
lalu membentuk kepingan bikonkaf.. Fungsi sel darah merah yaitu sebagai
penghantar oksigen keseluruh tubuh, penentu golongan darah, menjaga sistem
kekebalan tubuh, dan membantu pelebaran pembuluh darah.
I.
Kesimpulan
Semua makhluk hidup tersusun dari sel,baik sel yang bersel
satu (uniseluler) dan sel yang bersel banyak (multiseluler). Sel dikatakan
sebagai unit atau kesatuan dasar kehidupan. Sel berasal dari kata dalam bahasa
latin cella atau cellulae yang berarti kamar-kamar kecil atau ruangan yang
berukuran kecil atau ruangan yang berukuran kecil. (Waluyo,2006.18)
Struktur Sel
:
a. Membran
Plasma
b. Nukleus
(Inti Sel)
Organel yang
terdapat di sitoplasma antara lain :
1.
Mitokondria
2.
RE kasar
3.
RE halus
4. Ribosom
5. Sentrosom
6. Aparatus
golgi
7. Lisosom
DAFTAR
PUSTAKA
Anonim. 2012. Laporan Praktikum Sel Mukosa Pipi. http://duuaaarra.blogspot.com/2012/05/laporan-praktikum-sel-mukosa-pipi.html
Diakses pada tanggal 8 November 2014
Campbell, Neil
.A, dkk. 2008. Biologi Jilid
1(Edisi kedelapan). Jakarta:
Erlangga
Kimball. 1992. Biologi Universitas.
Jakarta: Erlangga
Lillipaly,
Elena. 2013. Laporan Praktikum Bentuk dan
Struktur Sel. http://nls11.blogspot.com/2013/06/laporan-praktikum-bentuk-dan-struktur.html
Diakses tanggal 8 November 2014
Waluyo, Joko.
2006. Biologi Dasar.
Jember: Universitu press
Waluyo, Joko,
dkk. 2012. Petunjuk Praktikum
Biologi Dasar. Universitas Jember:Jember





Tidak ada komentar:
Posting Komentar